Membuka Usaha Sampingan untuk Para Ibu Rumah Tangga

usaha sampinganMenjadi seorang ibu rumah tangga bukan sebuah halangan untuk bisa menghasilkan uang. Walaupun sibuk mengurus anak, tetapi masih ada beberapa waktu senggang untuk Anda manfaatkan sebagai waktu mengurus usaha sampingan. Berikut beberapa peluang usaha yang jarus Anda coba.

1. Usaha Membuat Aksesoris

Bagi dunia fashion, aksesoris merupakan barang pelengkap yang juga penting dalam menunjang gaya seseorang. Dengan kreativitas yang bisa Anda tingkatkan melalui video tutorial atau pendapat teman, usaha sampingan ini bisa diminati oleh konsumen. Ciptakan tren dan model baru pada jenis aksesoris Anda. Tidak harus menjadi sebuah kegiatan wajib, lakukanlah ketika Anda memiliki waktu kosong seperti saat menunggu anak pulang sekolah.

2. Membuka Kebun atau Bertani

Jenis usaha sampingan ini cukup menarik Anda lakukan. Menanam banyak sayuran atau bahkan buah yang kemudian hasil panennya bisa diperjualkan. Berikan waktu khusus untuk mengurus tanaman tersebut saat pagi dan sore secara tekun da konsisten. Perawatannya pun cukup mudah dengan teknik dan pemahaman terhadap jenis sayur atau buah yang Anda tanam.

3. Menjual Kue Buatan Sendiri

Saat ini bisnis kuliner selalu diminati terutama daerah perkotaan. Dengan banyaknya sosial media yang menyebarkan tips dan mengunggah makanan tertentu membuat orang tertarik. Bagi Anda yang memiliki hobi memasak, bisa menjadikan cara ini sebagai usaha sampingan yang menyenangkan. Anda bisa menawarkan kue kepada tetangga atau toko kecil. Jika memang memiliki modal bisa juga membuka kedai sendiri dan jangan lupa mempromosikannya melalui sosial media. Setelah dirasa cukup banyak orang yang mengetahui, Anda bisa mengatur jadwal untuk menjual kue berdasarkan pesanan saja.

4. Buka Spa Unik di Rumah

Sudah pernah terpikirkan membuka usaha sampingan berupa spa unik di rumah? Jika Anda salah satu yang menyukai merawat perawatan tubuh, bisa jadi sebuah ide bisnis. Untuk menarik perhatian calon konsumen tawarkan dengan harga terjangkau dibanding harga salon pada umumnya. Tentukan konsep spa yang ingin Anda pakai apakah menggunakan bahan buah lokal atau hanya bahan tertentu. Ada banyak pilihan spa yang seperti menggunakan kpi, greentea, lumpur mati dan sebagainya.

Tips Hindari Kesalahan dalam Mengatur Pengeluaran

mengatur pengeluaranMemiliki keturunan adalah impian bagi para pasangan baru menikah. Sehingga ketika sang buah hati hadir pasti apapun kebutuhan anak akan segera dibeli. Padahal yang perlu diperhatikan adalah ketika sang bayi beranjak dewasa. Merencanakan dana dari sekarang untuk anak agar masa depannya terjamin. Agar tidak terjadi kesalahan selama memenuhi kebutuhan anak, simak apa saja yang perlu Anda hindari saat mengatur pengeluaran.

1. Boros Berbelanja Kebutuhan Bayi

Pada masa awal menjadi orangtua baru, kesalahan yang sering dilakukan adalah membeli perlengkapan bayi secara berelbihan. Sebenarnya hanya ada dua barang penting untuk bayi yang baru lahir yaitu box bayi dan car seat. Daripada harus membeli barang baru dengan harga mahal, sudah banyak online shop terpercaya yang menjual barang second hand. Selain itu juga bisa dengan menyewa tetapi pastikan dahulu apakah barang tersebut masih aman digunakan.


Mengatur pengeluaran akan mudah saat sudah mengetahui peralatan dan barang apa saja yang memang dibutuhkan oleh anak. Ada beberapa produk yang hanya digunakan dalam jangka waktu beberapa bulan, dan tentu hal tersebut jika dibiarkan bisa sangat boros. Untuk perlengkapan seperti pakaian juga jangan terlalu banyak membelinya, karena terkadang hadiah dari kerabat dekat Anda bisa terlalu banyak.

2. Menunda Menabung Untuk Kuliah Anak

Ketika terlalu fokus membeli kebutuhan bayi, Anda terkadang lupa mengatur pengeluaran untuk pendidikan anak. Keinginan orangtua hampir sama yaitu menyekolahkan anak mereka di tempa terbaik. Akan sangat terlambat menyadari biaya pendidikan anak saat anak sudah tumbuh dewasa. Ada berbagai macam cara mengatur pengeluaran secara bijak salah satunya mengalokasikannya untuk pendidikan buah hati tercinta.

3. Tidak Mengajar Anak Tentang Uang

Bukan hanya orangtua yang harus memahami tentang keuangan. Ajarkan anak sedari kecil tentang pentingnya satu nilai mata uang. Tunjukan cara menghargai setiap nilai uang yang dikeluarkan karena perlu adanya proses kerja keras. Uang didapatkan dengan usaha dan uang harus ditabung agar bertambah banyak dan hindari pemborosan. Saat sudah bisa berhitung, bisa dengan mengajarkan anak untuk mulai menabung.

4. Mengabaikan Kebutuhan Jangka Panjang

Terlalu sibuk emmenuhi kebutuhan hari ini juga bisa menimbulkan masalah di masa depan. Mengatur pengeluaran dengan bijak sebagai antisipasi jangka panjang. Hal kecil yang harus dipertimbangkan seperti membeli tempat tidur untuk anak, bisa dengan membeli yang lebih besar agar bisa digunakan hingga anak dewasa. Perhatikan masa depan keluarga Anda dengan lebih detail.

Kurangi Masalah dalam Rumah Tangga dengan Tips Keluarga Harmonis Ini

tips keluarga harmonisMemiliki sebuah keluarga adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Beberapa penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab sukses dan tidaknya pernikahan. Ada banyak cara untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Jangan biarkan keluarga Anda memiliki masalah yang bisa menyebabkan perceraian. Maka perlu pelajari tips keluarga harmonis berikut ini.

1. Beri Pelayanan Setulus Hati Pada Pasangan Anda

Sebagai seorang pasangan harus bisa melayani dengan sepenuh hati. Dalam ikatan pernikahan sangat berbeda melayani antara pelayan dan bos dengan melayani antar pasangan. Ketika Anda menyayangi pasangan Anda, tips keluarga harmonis yang perlu diperhatikan adalah ketulusan. Tidak ada rasa terpaksa dalam membantu pasangan.

2. Saling Percaya dan Selalu Berterus Terang

Rasa percaya yang dimiliki oleh tiap pasangan akan menciptakan keharmonisan yang tinggi. Untuk menciptakan kepercayaan pada masing-masing individu adalah dengan berterus terang. Tidak jujur jika sedang maengalami masalah bisa menyebabkan kurangnya kepercayaan tersebut. Hindari membohongi pasangan Anda karena ketika sudah sekali berbohong, seterusnya akan terbiasa melakukan kebohongan.

Coba lakukan tips keluarga harmonis ini karena ketika sudah tercipta rasa percaya antara Anda dan pasangan segala rasa gelisah, khawatir, curiga tidak akan muncul dan menimbulkan masalah baru. Dengan mempercayai satu sama lain, maka kehidupan Anda bersama pasangan akan semakin nyaman. Tidak ada rasa yang paling membahagiakan selain kenyamanan di dalam sebuah keluarga.

3. Ciptakan Suasana Yang Menyenangkan Dalam Keluarga

Ciptakan suasana yang tidak kaku dalam kegiatan Anda bersama pasangan. Setiap karakter yang berbeda bisa menjadi sebuah tantangan baru untuk bisa saling menghibur. Banyak hal dan kegiatan seru yang bisa memberikan suasana di dalam rumah tetap bahagia. Terutama jika sudah memiliki anak, ajaklah mereka bermain dan belajar tanpa harus keluar rumah. Gunakan kreativitas Anda untuk membantu anak berimajinasi dengan hal-hal menarik.

4. Jaga Komunikasi

Tips keluarga harmonis yang paling penting ini adalah menjaga komunikasi. Dengan pasangan atau keluarga, usahakan tidak ada kesalahpahaman yang bisa menimbulkan masalah. Sudah banyak dan bisa terlihat bahwa keluarga zaman sekarang terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing. Berkurangnya tegur sapa, saling mengabari akan mengakibatkan interaksi berkurang dan tidak adanya rasa nyaman lagi. Setidaknya ciptakan percakapan singkat secara langsung membahas hal sederhana agar timbulnya rasa saling membutuhkan.

Kunci Sukses Mengatur Keuangan untuk Calon Orang Kaya

kunci suksesSelama ini apa tujuan hidup Anda? Ingin menjadi kaya dan sukses? Jangan hanya berandai karena itu tidak akan berpengaruh banyak untuk Anda. Bermimpi boleh tetapi percaya bahwa Anda bisa perlahan-lahan untuk mewujudkannya. Kunci sukses dalam meraih mimpi menjadi nyata adalah dengan menerapkan beberapa strategi. Langkah tersebut menjadi peluang dalam mengelola keuangan Anda agar sukses. Simak tipsnya di sini.

1. Fokus ke Masa Depan

Selama ini apakah Anda menyadari bahwa kita lebih sulit dalam mengumpulkan uang daripada menghabiskannya? Uang bisa dalam sekejap habis jika tidak mengontrol diri. Kunci sukses yang Anda butuhkan adalah fokus. Fokus yang Anda lakukan akan memperhitungkan kebutuhan di masa depan dan menggunakan uang secara lebih bijak. Jangan sampai menyulitkan masa tua Anda jika tidak menyimpan uang dari sekarang.

2. Hindari Sifat Gengsi

Kunci sukses selanjutnya adalah hindari sifat gengsi. Memang keinginan manusia untuk selalu dipuji dialami oleh siapa pun. Tetapi jika sudah berlebihan maka bukan sebuah hal yang wajar dan menjadi keputusan yang buruk. Hindari membei barag hanya karena ingin dilihat “wah” oleh orang lain. Gunakan uang hanya pada keepentingan yang benar-benar dibutuhkan. Memaksakan diri secara terus menerus untuk membeli sesuatu yang tidak disukai akan sangat merugikan diri sendiri.

3. Selalu Memiliki Catatan Belanja

Pahami tentang inflows dan outflows secara baik antara pemasukan dan pengeluaran Anda. Percayalah bahwa orang kaya juga memiliki catatan tersendiri dari mana uang mereka dan digunakan untuk apa saja. Kunci sukses dari mereka yang telah sukses adalah sudah mengetahui akan ke mana uang mereka pergi. Jika tidak ada rencana jangan pernah bertanya ke mana uang Anda.

4. Bekerja Keras

Tidak semua keluarga kaya setuju dengan pendapat orang kaya hanya bersenang-senang dan menikmati hidup. Semua orang sukses selalu bekerja lebih kerasa dari yang Anda ketahui. Selama masih pada masa usia produktif mereka akan terus mencari cara untuk sukses. Tingkatkan penghasilan bisa dengan banyak cara, kemudian tambahkan persen uang untuk Anda tabung. Dengan kunci sukses bekerja keras ini akan segera terbayarkan. Belajar dari mereka yang mendapatkan kesuksesan dari bawah untuk bisa Anda jadikan inspirasi dalam mencapai mimpi ini.

Tips Keuangan Keluarga Tetap Terkendali

tips keuangan keluargaDalam sebuah keluarga, yang dituntut untuk menafkahi memang seorang suami. Tetapi tidak ada salahnya bila seorang istri bisa ikut memberikan pemasukan. Begitu pun dengan pasangan suami istri memiliki kewajiban saling menjaga keuangan keluarga dengan baik. Walau memang biasanya yang bisa mengendalikan keuangan keluarga adalah istri. Bagaimana seorang istri bisa mengelola keuangan dengan baik? Yuk, simak proses mengatur keuangan yang bisa Anda coba.

1. Evaluasi Harian

Ternyata untuk menjaga keuangan keluarga kuncinya yaitu evaluasi harian. Melakukan evaluasi seperti mencatat semua pemasukan dan pengeluaran yang telah dilakukan. Kelola uang serinci dan sedetail mungkin akan sangat membantu Anda untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Tidak harus membawa buku catatan kecil karena Anda menggunakan aplikasi pada smartphone dengan mengunduhnya.

2. Tujuan Keuangan

Tetapkan tujuan keuangan Anda apakah untuk membeli mobil, rumah hingga biaya pendidikan anak. Sehingga dalam menabung akan terus ada acuan dan semangat sekitak menjalankannya. Selain menabung juga bisa diinvestasikan dengan keuntungan yang juga menguntungkan. Setelah ada tujuan maka bisa dipergunakan untuk menyusun keinginan barang-barang atau kebutuhan rumah tangga. Tujuan perlu dalam menstabilkan keuangan keluarga Anda.

3. Menabung Diawal Gajian

Tipa penting yang harus Anda lakukan untuk menjaga keuangan keluarga adalah menabung pada awal gajian. Sehingga akan terkontrol kebutuhan apa saja pada bulan tersebut yang harus dipenuhi. Minimal 30% uang tabungan sudah dipisahkan dari gaji yang Anda dapatkan. Lakukan kenaikan persentase menabung Anda agar hasilnya semakin banyak dan membantu dalam keperluan yang tak terduga.

Menabung bukan hanya perlu, usahakan bisa dilakukan secara disiplin. Proses disiplin ini kunci seseorang bisa menabungkan uangnya dengan lancar. Bagi perempuan bisa kurangi godaan keinginan terhadap barang diskon. Jika dipikirkan lebih matang, uang ini bisa digunakan sebagai dana pensiun Anda.

4. Apresiasi untuk Diri Sendiri

Setelah lelah bekerja, Anda bisa menghadiahi diri sendiri dengan sesuatu yang disukai. Bisa dengan menonton, wisata kuliner, karaoke, atau membeli buku bacaan yang sudah Anda inginkan. Bentuk apresiasi ini berbeda bagi setiap masing-masing orang. Tetapi jangan terlalu memaksakan, harus sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Disarankan untuk tetap sisipkan rasa berbagi pada siapa pun. Memberikan sebagian uang Anda kepada orang yang tidak mampu. Bisa menggunakan lembaga yang sudah bertanggung jawab dalam pendistribusian bantuan atau secara langsung ke tempat tertentu yang ingin Anda bantu. Semakin sering berbagi tanpa disadari apa yang Anda dapatkan bisa lebih dari yang Anda butuhkan.