Manfaat Daur Ulang Limbah Bagi Lingkungan

Limbah merupakan sisa dari suatu proses produksi, baik dari limbah rumah tangga maupun limbah industri. Limbah ini sifatnya biasanya merugikan, karena  memag merupakan barang sisa yang biasanya tidak dipakai lagi. Untuk mengurangi tumpukan limbah yang semakin lama semakin menumpuk ini, Anda bisa memanfaatkannya lagi menjadi produk baru atau recycle. Seperti namanya, proses ini artinya mengolah kembali limbah-limbah yang masih bisa dipergunakan kembali dan difungsikan menjadi barang baru.

Di artikel berikut ini akan disebutkan beberapa manfaat daur ulang lainnya yang bisa memberikan manfaat positif bagi lingkungan.

Mengurangi polusi

Tahukah Anda bahwa melakukan kegiatan recylce dapat membantu mencegah pemansan global? Fakta tersebut memang benar adanya. Pasalnya, pengolahan bahan mentah dapat menimbulkan beragam bahan beracun yang bisa mencemari lingkungan. Dengan manfaat daur ulang, Anda akan mengurangi polusi yang mungkin akan terjadi dan berimbas buruk kepada kebersihan lingkungan.

Menghemat energi

Memproduksi barang dari awal dan dengan bahan baku baru sangat membutuhkan energi dan biaya yang banyak. Anda perlu mengeluarkan energi dan biaya dengan jumlah 100% dibandingkan jika Anda melakukan dauir ulang. Manfaat daur ulang adalah Anda tidak perlu mengeluarkan kedua hal tersebut sebanyak 100%. Mungkin Anda bisa menekan penghematan energi hingga 50%. Oleh sebab itu, mendaur ulang sesuatu tidak ada salahnya.

Ekonomis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, manfaat daur ulang selanjutnya adalah lebih ekonomis. Anda tidak perlu membeli bahan baku produk yang baru. Cukup manfaatkan limbah yang bisa didaur ulang, maka produk Anda bisa tercipta. Tentu saja harganya akan lebih murah dibandingkan membeli bahan baku baru. Selain itu, harga produk Anda juga akan lebih mudah dan ekonomi sehingga bisa dibeli atau dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat.

Menghemat uang

Modal membuat produk dari awal memang lebih besar dibandingkan mendaur ulang barang yang sudah Anda. Bahkan, presentase pengehamatan dari manfaat daur ulang bisa mencapai 70% dibandingkan membuat barang baru. Selain lebih hemat, aktivitas memanfaatkan barang bekas kembali juga membantu lingkungan agar lebih bersih dan bebas dari limbah.

4 Langkah Sederhana Membuat Pupuk Kompos

Apa Anda termasuk orang yang sangat suka bercocok tanam atau berkebun? Jika iya, maka Anda pasti paham dengan perbedaan dari pupuk organik dan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk kandang atau organik pada tanaman hasilnya akan lebih baik dari pada menggunakan pupuk berbahan kimia. Meski membutuhkan proses yang lebih lama, penggunaan pupuk alami ini lebih aman bagi lingkungan Anda.

Dari pada Anda bolak-balik ke tukang tanaman atau peternakan demi membeli pupuk organik, mungkin Anda bisa melakukan pembuatan pupuk ini sendiri di rumah. Bahan dan caranya pun tidak sesulit yang Anda bayangkan. Di bawah ini akan dijelaskan tahap-tahap dalam membuat pupuk kompos tersebut. Yuk, simak informasinya.

Siapkan alat dan bahan

Sebagai bahan baku utama membuat pupuk kompos, Anda membutuhkan sampah-sampah organik. Anda dapat memanfaakan sampah dari dedaunan kering, sisa makanan, atau bahan organik lainnya. Selanjutnya, siapkan wadah yang tepat untuk membuat pupuk ini. Mungkin Anda dapat menggunaka ember yang tidak terpakai di rumah.

Campurkan semua bahan menjadi satu

Setelah semua bahan dan alat tersedia, proses selanjutnya adalah memasukan tanah ke ember yang Anda siapkan tadi secukupnya sebagai lapisan awal. Kemudian, siram sedikit dengan air. Tahap selanjutnya untuk membuat pupuk kompos adalah memasukan beragam sampah organik yang Anda miliki ke dalam ember dengan rata sesuai dengan ketebalan tanah yang dimasukan sebelumnya. Lakukan berulang hingga ember Anda penuh.

Diamkan lapsisan tersebut selama satu minggu. Setelah seminggu, buka ember Anda dan aduk adonan pupuk alami tersebut, lalu tutup kembali. Lakukan proses ini kurang lebih selama satu bulan.

Tambahkan bio-activator

Bila Anda tidak sabar menunggu pupuk yang dibuat jadi, Anda bisa mempercepat proses pengomposan dengan menambahkan bio-activator yang bisa Anda beli di toko pertanian di sekitar rumah. Bentuk activator ini berupa larutan EM4 atau effective microorganism. Tentu saja laurutan ini aman untuk tanah Anda.

Memisahkan bagian pupuk

Setelah pupuk Anda jadi, hal yang bisa Anda lakukan untuk menuntaskan aktivitas membuat pupuk kompos adalah dengan memisahkan bagian pupuk yang halus dan kasar dengan menggunakan saringan atau ayakan. Bila sudah terpisah, Anda dapat menggambil bagian yang halus untuk ditaburi ke tanaman kesayangan Anda. Sementara itu, bagian yang kasar bisa Anda manfaakan kembali sebagai activator pembuat pupuk organik selanjutnya.

 

Cara Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup

Bumi yang Anda pijak saat ini dan lingkungan yang Anda tinggali sekarang ini terdiri dari beragam ekosistem, mulai dari komponen biotik hingga abiotik. Keduanya saling ketergantungan dan wajib dijaga keseimbangannya. Bila terjadi kerusakan, maka keseimbangan lingkungan pun akan terusik. Akibatnya, akan memunculkan beragam bencana seperti banjir, tanah longsor, kematian hewan, hingga mungkin kelaparan massal.

Oleh karena itu, penduduk bumi harus melakukan sesuatu yang bisa mengembalikan keseimbangan ini. Inilah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki dampak baik bagi keseimbangan lingkungan.

Melakukan reboisasi

Kerusakan hutan di Indonesia sudah masuk ke tahap yang parah, bahkan telah berhasil menyebabkan masalah baru untuk keseimbangan lingkungan. Untuk memperbaikinya, diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk melakukan penanaman kembali pada hutan yang rusak. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengadakan program One Men One Tree. Untuk mewujudkan kegiatan ini, maka diperlukan peran masyarakat yang aktif dan juga campur tangan pemerintah Indonesia.

Bijak dalam bercocok tanam

Ketika Anda melakukan kegiatan bercocok tanam, maka Anda harus memperhatikan faktor ekologi dna juga aspek lingkungan. Sebisa mungkin Anda mengendalikan hama dengan cara-cara yang aman untuk lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan musuh alami dari hama tersebut. Jangan sebentar-sebentar Anda menyemprotkan pestisida demi menghindari hama. Meski efektif, zat kimia pada cairan tersebut akan merusak keseimbangan lingkungan dan merusak tanah. Lagi pula, jika ekosistem tidak seimbang, maka akan menyebabkan Anda gagal panen dan merugikan diri sendiri.

Hindari pemborosan bahan bakar

Bahan bakar seperti bensi dan batu bara merupakan jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Bila sumber daya ini habis, maka keseimbangan lingkungan akan sangat terganggu. Untuk itu, Anda harus menggunakannya dengan bijak dan sehemat mungkin. Demi melakukan penghematan, Anda bisa berjalan kaki atau bersepeda jika tempat yang di tuju terlampau dekat. Sementara, jika Anda benar-benar diharuskan untuk menggunakan kendaraan, ada baiknya Anda memanfaatkan transportasi umum seperti bis atau kereta listrik. Selain mengurangi kemacetan, Anda telah menghindari pemborosan bensi bila menggunakan kendaraan pribadi.

Tips Melestarikan Kesuburan Tanah di Rumah

Indonesia merupakan negara yang memiliki tanah yang subur, oleh karena itu negeri ini dikenal sebagai negara agraris di mana sebagian besar penduduknya bercocok tanam. Meski dikaruniai tanah yang subur, sewaktu-waktu unsur hara yang membuat tanah subur lama kelamaan akan habis dan hanya akan meninggalkan tanah yang tandus. Untuk menghindari hal ini, masyarakat harus bergotong royong untuk melestarikan kesuburan tanah. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyuburkan tanah. Di artikel ini akan dijabarkan masing-masing caranya berikut ini.

Memupuk tanah

Hal pertama yang bisa dilakukan demi melestarikan kesuburan tanah adalah dengan memupuknya. Tujuan dari memupuk tanah sendiri ini pun adalah untuk menyuburkan tanah afar selalu dapat digunakan untuk bercocok tanah setiap saat. Sebab, dengan memberikan pupuk yang rutin, maka unsur hara yang ada di dalam tanah tersebut akan terawat dengan baik dan tidak akan cepat habis. Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan jenis pupuk yang dipakai. Usahakan untuk selalu menggunakan pupuk organik berbahan alami. Sebab, jika Anda terlalu sering menggunakan pupuk kimia, maka hal tersebut akan menjadi penyebab dari pencemaran tanah.

Mendaur ulang sampah plastik

Mungkin, Anda akan bertanya apa hubungannya mendaur ulang limbah plastik dengan melestarikan kesuburan tanah. Sebenarnya, kedua hal ini memiliki hubungan yang sangat erat. Pertama, sampah plastik sudah pasti akan dibuang di atas tanah. Kedua, sampah ini sudah diklaim sebagai jenis sampah yang sulit untuk diurai oleh bakteri pengurai. Oleh sebab itu, sampah jenis ini membutuhkan waktu hingga 400 tahun untuk melebur menjadi satu dengan tanah. Meski telah melebur, bahan-bahan kimia yang digunakan untuk membuat satu buah katung plastik akan tetap tertinggal di tanah. Jadi, bisa Anda bayangkan berapa banyak zat kimia dari benda ini yang tetap menyangkut di tanah?

Oleh karena itu, untuk menghindari hal ini terjadi, Anda bisa membantu melestarikan kesuburan tanah dengan cara mendaur ulang limbah plastik yang masih bisa di pakai atau mengurangi penggunaan tas plastik dan menggantinya dengan tas bahan. Dengan begitu, lingkungan Anda akan lebih bersih dan juga terawat dengan baik dalam waktu yang cukup lama.

Mengelola lahan tandus

Lahan tandus tidak bisa Anda biarkan begitu saja. Meski lahan ini sangat sulit dijadikan lokasi untuk bercocok tanam akibat kehilangan unsur hara, tetapi masih ada tanaman yang bisa tumbuh di atas tanah ini. Nantinya, pohon-pohon tersebut akan membantu menyuburkan kembali tanah tersebut. Apa lagi ketika daun-daun pohon berguguran dan berubah menjadi pupuk alami bagi tanah. Bisa dipastikan bahwa aktivitas ini akan melestarikan kesuburan tanah tandus tersebut.

4 Organisasi Pecinta Lingkungan Internasional

Keadaan lingkungan di bumi semakin hari makin mengkhawatirkan. Anda bisa melihatnya sendiri saat ini, pemanasan global terjadi secara massal, kutub utara dan selatan semakin sering mencair, luban pada ozon semakin melebar, dan bumi telah kehilangan sebagian besar paru-parunya akibat kebakaran hutan dan illegal logging.

Untuk menghentikan keadaan buruk ini, maka dibutuhkan orang-orang yang sadar dan berniat untuk memelihara bumi agar kembali ke keadaan semula. Oleh sebab itu, orang-orang ini membentuk sebuah organisasi pecinta lingkungan tersebut memiliki misi untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan yang disebabkan oleh manusia itu sendiri. Berikut daftarnya khusus untuk Anda.

World Wildlife Fund (WWF)

Hampir setiap orang yang memiliki minat atau peduli dengan keadaan bumi yang semakin buruk pasti mengenal organisasi pecinta lingkungan berlogo panda ini. Menurut data yang ada, organisasi ini membantu pelestarian binatang agar tidak punah ini sudah memiliki anggota lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Bila Anda memiliki ketertarikan atau termasuk orang yang sayang terhadap binatang, mungkin Anda bisa bergabung ke dalam organisasi ini dan bantu selamatkan satwa langka.

Greenpeace

Greepeace juga termasuk organisasi pecinta lingkungan cukup terkenal seantero dunia. Organisasi tersebut berpusat di Washington, D.C, Amerika Serikat ini merupakan organisasi yang terbilang cukup kejam dalam melawan para perusak lingkungan tidak bertanggung jawab. Fokus mereka adalah untuk menjaga lingkungan dari bermacam-macam polusi yang kapan saja terjadi, mulai dari polusi udara, polusi air, hingga polusi tanah. Untuk mendukung kegiatannya, tidak jarang organisasi ini membuka donasi kepada siapa saja yang ingin ikut andil menjaga kelestarian bumi.

National Wildlife Federation (NWF)

Di dirikan oleh Jay Darling, seorang kartunis dari Amerika, organisasi pecinta  lingkungan yang satu ini memiliki visi untuk pelestarian hewan yang ada di bumi. Terhitung sejak tahun 1936, anggota NWF sudah mencapai 4 juta lebih dari seluruh dunia. National Wildlife Federation berpusat di Merrifield, Virginia ini juga membuka donasi kepada orang-orang yang ingin memberikan dukungan terhadap aksi sosial yang mereka jalankan.

Inilah Aksi Melindungi Lingkungan Agar Sehat

Melindungi lingkungan agar tetap bersih merupakah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan sekaligus kesehatan bagi orang yang tinggal di sekitarnya. Coba Anda bayangkan jika lingkungan di sekitar rumah Anda kotor, penuh dengan sampah, dan juga memiliki irigasi air yang buruk? Pastinya resiko terserang penyakit akan lebih besar dan juga sangat tidak sehat bagi keberlangsungan hidup Anda dan keluarga. Oleh sebab itu, demi melindungi lingkungan Anda agar nyaman dan sehat maka harus melakukan beberapa aktivitas pendukung, seperti yang disebutkan di sini.

Buanglah sampah pada tempatnya

Membuang sampah pada tempatnya hukumnya wajib dilakukan oleh setiap manusia untuk melindungi lingkungan. Pasalnya, jika Anda membuang sampah secara sembarangan makan akan menyebabkan beragam masalah. Contohnya seperti banjir, pencemaran tanah, dan juga pencermaran udara bila tumpukan sampah itu menjadi bau. Akan lebih baik jika Anda bisa memisahkan jenis sampah ketika membuangnya, seperti sampah organik dan sampah non organik. Dengan begitu, pengolaan sampah selanjutnya akan lebih mudah.

Biasakan untuk membersihkan rumah

Demi menciptakan lingkungan rumah yang bersih, maka Anda harus membersihkan setiap sudut rumah setiap hari. Mulai dari kamar tidur, dapur, ruang tamu, kamar mandi, halaman rumah, selokan air, hingga sudut rumah lainnya. Dengan melakukannya, Anda telah membantu melindungi lingkungan sekaligus memberikan kenyamanan pada keluarga Anda di rumah.

Jangan lupa bersihkan selokan

Akibat fungsinya sebagai pembuangan air kotor, orang-orang jarang memperhatikan kebersihan selokan atau comberan. Padahal, salah satu cara melindungi lingkungan agar nyaman dan sehat adalah dengan membersihkan selokan. Selain untuk menghindari sampah menumpuk yang bisa menyumbat aliran air, selokan yang bersih akan membebaskan Anda dari resiko berkembang biaknya kuman dan bakteri di sekitar rumah.

Lakukan 3M

Satu lagi hal yang bisa Anda praktikan untuk melindungi lingkungan, yaitu dengan melakukan 3M. Apa itu 3M? 3M merupakan singkata dari Menutup (tempat penyimpanan air), Menguras (bak mandi secara rutin), dan Mengubur (barang-barang bekas). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah pengembangbiakan nyamuk demam berdarah atau Aedes aegypti.

Tips Menjaga Kebersihan di Sekitar Anda

Menjaga lingkungan agar tetap bersih merupakan hal yang susah-susah gampang. Pertama-tama, semua harus diawali dengan niat dari hati setiap masyarakat. Jika orang-orang yang ada di sekitar tempat tinggal Anda sadar akan kebersihan lingkungan, maka mereka tidak akan segan untuk menjaganya.

Bila Anda ingin tinggal di daerah yang bersih dan sehat, maka Anda harus menjaga kebersihan di sekitarnya. Mungkin beberapa tips di artikel ini bisa membantu Anda menemukan cara menjaga kebersihan di kawasan Anda.. Yuk, langsung simak saja tipsnya.

Dimulai dari diri sendiri

Sebelum menyuruh orang lain itu melakukan suatu kebaikan, maka Anda harus memulainya pada diri sendiri. Jika diri sendiri saja tidak memiliki keinginan menjaga kebersihan lingkungan, bagaimana dengan orang lain? Saat Anda sudah mulai terbiasa untuk membersihkan lingkungan, baru Anda dapat mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Anda bisa memberikan kelebihan dari aktivitas merawat lingkungan sedikit demi sedikit. Dengan begitu, masyarakat akan terinspirasi untuk mengikuti jejak Anda.

Perbanyak tempat sampah di lingkungan Anda

Salah satu faktor pendorong orang membuang sampah sembarangan adalah minimnya tempat sampah. Mungkin saja tempat pembuangan sampah di lingkungan tersebut sangat jauh atau jarang, sehingga mereka malas untuk jalan jauh demi membersihkan sampah. Oleh sebab itu, sediakan banyak tempat membuang sampah yang layak di sekitar rumah Anda. dengan begitu, orang tidak akan malas lagi untuk membuang sampah pada tempatnya dan bersedia menjaga kebersihan di daerah sekitar.

Sosialisasi mengenai sampah

Meski sudah bukan hal asing lagi, masih banyak masyarakat Indonesia yang kesusahan untuk membedakan sampah organik dan non organik. Padahal, pemerintah sudah menyediakan dua tempat sampah berbeda untuk kedua jenis sampah ini. Untuk itu, ada baiknya pemerintah atau pihak yang berwenang untuk mengadakan sosialisasi mengenai jenis sampah dan cara membuangnya. Dengan melakukan ini, masyarakat akan lebih paham untuk menjaga kebersihan dan tak segan untuk mengelompokan sampah secara mandiri.

Buang sampah pada tempatnya

Sebenarnya, kegiatan ini masih memiliki benang merah dengan penyediaan tempat pembuangan sampah yang layak di sekitar lingkungan. Pasalnya, dengan meletakan sampah pada tempatnya, Anda telah membantu untuk menjaga kebersihan lingkungan, menanggulangi bencana banjir dan juga menghentikan pencemaran tanah akibat sampah non organik yang sulit diurai oleh zat pengurai.