Cara Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup

Bumi yang Anda pijak saat ini dan lingkungan yang Anda tinggali sekarang ini terdiri dari beragam ekosistem, mulai dari komponen biotik hingga abiotik. Keduanya saling ketergantungan dan wajib dijaga keseimbangannya. Bila terjadi kerusakan, maka keseimbangan lingkungan pun akan terusik. Akibatnya, akan memunculkan beragam bencana seperti banjir, tanah longsor, kematian hewan, hingga mungkin kelaparan massal.

Oleh karena itu, penduduk bumi harus melakukan sesuatu yang bisa mengembalikan keseimbangan ini. Inilah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki dampak baik bagi keseimbangan lingkungan.

Melakukan reboisasi

Kerusakan hutan di Indonesia sudah masuk ke tahap yang parah, bahkan telah berhasil menyebabkan masalah baru untuk keseimbangan lingkungan. Untuk memperbaikinya, diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk melakukan penanaman kembali pada hutan yang rusak. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengadakan program One Men One Tree. Untuk mewujudkan kegiatan ini, maka diperlukan peran masyarakat yang aktif dan juga campur tangan pemerintah Indonesia.

Bijak dalam bercocok tanam

Ketika Anda melakukan kegiatan bercocok tanam, maka Anda harus memperhatikan faktor ekologi dna juga aspek lingkungan. Sebisa mungkin Anda mengendalikan hama dengan cara-cara yang aman untuk lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan musuh alami dari hama tersebut. Jangan sebentar-sebentar Anda menyemprotkan pestisida demi menghindari hama. Meski efektif, zat kimia pada cairan tersebut akan merusak keseimbangan lingkungan dan merusak tanah. Lagi pula, jika ekosistem tidak seimbang, maka akan menyebabkan Anda gagal panen dan merugikan diri sendiri.

Hindari pemborosan bahan bakar

Bahan bakar seperti bensi dan batu bara merupakan jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Bila sumber daya ini habis, maka keseimbangan lingkungan akan sangat terganggu. Untuk itu, Anda harus menggunakannya dengan bijak dan sehemat mungkin. Demi melakukan penghematan, Anda bisa berjalan kaki atau bersepeda jika tempat yang di tuju terlampau dekat. Sementara, jika Anda benar-benar diharuskan untuk menggunakan kendaraan, ada baiknya Anda memanfaatkan transportasi umum seperti bis atau kereta listrik. Selain mengurangi kemacetan, Anda telah menghindari pemborosan bensi bila menggunakan kendaraan pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *