4 Langkah Sederhana Membuat Pupuk Kompos

Apa Anda termasuk orang yang sangat suka bercocok tanam atau berkebun? Jika iya, maka Anda pasti paham dengan perbedaan dari pupuk organik dan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk kandang atau organik pada tanaman hasilnya akan lebih baik dari pada menggunakan pupuk berbahan kimia. Meski membutuhkan proses yang lebih lama, penggunaan pupuk alami ini lebih aman bagi lingkungan Anda.

Dari pada Anda bolak-balik ke tukang tanaman atau peternakan demi membeli pupuk organik, mungkin Anda bisa melakukan pembuatan pupuk ini sendiri di rumah. Bahan dan caranya pun tidak sesulit yang Anda bayangkan. Di bawah ini akan dijelaskan tahap-tahap dalam membuat pupuk kompos tersebut. Yuk, simak informasinya.

Siapkan alat dan bahan

Sebagai bahan baku utama membuat pupuk kompos, Anda membutuhkan sampah-sampah organik. Anda dapat memanfaakan sampah dari dedaunan kering, sisa makanan, atau bahan organik lainnya. Selanjutnya, siapkan wadah yang tepat untuk membuat pupuk ini. Mungkin Anda dapat menggunaka ember yang tidak terpakai di rumah.

Campurkan semua bahan menjadi satu

Setelah semua bahan dan alat tersedia, proses selanjutnya adalah memasukan tanah ke ember yang Anda siapkan tadi secukupnya sebagai lapisan awal. Kemudian, siram sedikit dengan air. Tahap selanjutnya untuk membuat pupuk kompos adalah memasukan beragam sampah organik yang Anda miliki ke dalam ember dengan rata sesuai dengan ketebalan tanah yang dimasukan sebelumnya. Lakukan berulang hingga ember Anda penuh.

Diamkan lapsisan tersebut selama satu minggu. Setelah seminggu, buka ember Anda dan aduk adonan pupuk alami tersebut, lalu tutup kembali. Lakukan proses ini kurang lebih selama satu bulan.

Tambahkan bio-activator

Bila Anda tidak sabar menunggu pupuk yang dibuat jadi, Anda bisa mempercepat proses pengomposan dengan menambahkan bio-activator yang bisa Anda beli di toko pertanian di sekitar rumah. Bentuk activator ini berupa larutan EM4 atau effective microorganism. Tentu saja laurutan ini aman untuk tanah Anda.

Memisahkan bagian pupuk

Setelah pupuk Anda jadi, hal yang bisa Anda lakukan untuk menuntaskan aktivitas membuat pupuk kompos adalah dengan memisahkan bagian pupuk yang halus dan kasar dengan menggunakan saringan atau ayakan. Bila sudah terpisah, Anda dapat menggambil bagian yang halus untuk ditaburi ke tanaman kesayangan Anda. Sementara itu, bagian yang kasar bisa Anda manfaakan kembali sebagai activator pembuat pupuk organik selanjutnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *